Bisnis-jabar.com, CIREBON— Pengelola Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Kota Cirebon Jawa Barat menarik sekitar 1.090 ijazah mahasiswanya yang mengikuti wisuda pertengahan Januari 2014 lalu.
Pihak Yayasan Unswagati resmi mencabut SK Nomor 51/YPSGJ/VIII/2013 tentang perpanjangan masa jabatan Rektor Unswagati oleh Djakaria Machmud yang imbasnya ijazah 1.090 mahasiswa yang ditandatangani Djakaria Machmud ikut batal.
Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati Cirebon Asep Djajuli mengatakan penarikan ijazah mahasiswa hanya untuk mengganti tanda tangan dari Djakaria Machmud dengan rektor baru yang akan dipilih pada Maret 2014 mendatang.
Dia menuturkan kelulusan 1.090 mahasiswa tetap sah karena yang meluluskan mereka adalah fakultas sedangkan rektor hanyalah menandatangani sebagai bentuk legalitas semata.
“Kelulusan mahasiswa tetap sah, dan dalam waktu dekat kami akan memilih rektor baru yang akan menandatangani ijazah mereka,” katanya, Kamis (13/2/2014).
Asep menegaskan penarikan ijazah dari tangah mahasiswa hanya untuk mengganti tandatangan dan tidak berarti menggugurkan keabsahan kelulusan mahasiswa. (k3/k29)
Recent Comments