JAKARTA - Sebuah video yang mempertontonkan aksi kurang terpuji diperlihatkan oleh Ustad Hariri saat memaki dan menginjak kepala seorang pria.
Dalam video berdurasi 3 menit yang diupload oleh akun bernama @NNClop pada 11 Februari lalu, diceritakan peristiwa tersebut terjadi di Bandung beberapa waktu lalu.
Ustad Hariri yang memakai gamis dan sorban berwarna putih memaki jamaah tersebut menggunakan bahasa sunda sambil duduk disebuah kursi, sementara itu pria yang dimarahi hanya bisa diam dan berlutut.
Sempat beberapa kali Ustad Hariri diingatkan oleh seorang berbaju oranye untuk bersabar. Namun emosi Ustad yang pernah bermain di beberapa sinetron relijius ini nampaknya sudah tidak bisa terbendung lagi.
Setelah sebelumnya meminta pria tersebut untuk mencium kakinya, Ustad Hariri tiba-tiba menginjak kepala jamaah tersebut dengan menggunakan lututnya. Alhasil jamaah lain langsung terkejut dan beberapa diantaranya terdengar berteriak.
Melihat aksi ini, beberapa ustad langsung menjauhkan Ustad Hariri dari jamaah dan mencoba menenangkannya.
Video tersebut kini ramai diperbincangkan dan menuai beragam komentar yang tidak suka dengan aksi kurang terpuji Ustad Hariri tersebut.
Nanu El Vegano ?@elvgno: #Video Ustad Hariri Ngamuk Dan Injak Kepala Orang http://bit.ly/1cxIBm2 . Apapun alasannya, kelakuan Hariri ga pantes dicontoh. #UstadHariri
GERAKAN PERUBAHAN ?@RamdanAlamsyah“@aa_hariri: pic.twitter.com/X2jKUUgBkC” Wooii ustad jagoan, belajar Islam dimana ente? Didepan jamaah kelakuan kaya gini http://youtu.be/d37HJXyimSE
Septian Gilang™ ?@agielgrjhfghdfg: agama cm kedok, ustad tipi, ustad seleb, payah dah keong Ustad Hariri Ngamuk Kepala Operator Sound Diinjak Dgn Lutut: http://youtu.be/A-1AVmDeBik
AptiarniMonicaSari ?@moniccasaary_: Ustad hariri itu benar ² tak bisa jadi panutan, tak pantas jdi ustad. injek kepala orang depan jamaah… *istighfar. (Kabar24.com/k29)
Apapun alasan si “UH” , bagaikan seragam sekolah warna putih yg terkena cat warna merah. Sangat sangatlah sulit untuk dibersihkan.Solusinya yach tidak dpt dipakai lg. Parahnya lagi yg mendengar ato melihat saat itu manusia² dari anak² sampai para manula. Dan mereka selalu teringat terus perbuatan itu.