Video Klip Katy Perry Bakar Lafadz Allah di Youtube Diminta Dicabut

Video klip Katy Perry Dark Horse (YouTube)

JAKARTA - Petisi online diluncurkan pada Selasa (26/2/2014) oleh umat Islam di seluruh dunia menuntut video klip lagu Dark Horse milik Katy Perry dihapus dari YouTube. Di video klip tersebut terlihat Perry dengan kekuatan magic-nya membakar kalung bertuliskan Allah dalam bahasa Arab.

Pada menit 1:15 dalam video klip di YouTube terlihat seorang lelaki yang memakai kalung bertuliskan Allah. Katy Perry, yang memerankan sosok Ratu Mesir di video klip itu tiba-tiba saja dengan kekuataannya ‘membakar’ hancur lelaki itu menjadi pasir, termasuk kalung bertuliskan Allah.

Video klip Dark Horse yang dinyanyikan Katy Perry bersama Juicy J mengambil settingan kerajaan Mesir Kuno.

Menurut media papan atas di Timur Tengah, Al Arabiya, di situs onlinenya, petisi tersebut sudah mengumpulkan sekitar 30.000 tanda tangan.

“bahwa orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat , agama yang berbeda dan dari berbagai belahan dunia , setuju bahwa video yang menghuat dan menggunakan nama Allah dengan cara yang tidak pantas dan tidak menyenangkan akan dianggap tidak pantas oleh agama apapun.” Begitu bunyi petisi tersebut seperti dikutip http://english.alarabiya.net/.

Unik Salihu dari Swedia yang menandatangani petisi penolakan video klip Katy Perry itu menulis, “Saya sebagai seorang Muslim , pikir ini adalah aib . Apakah dia ingin memulai perang terhadap umat Islam ? Video ini menghina kita dan perlu dihapus sebelum sesuatu terjadi ! ( sic ) . ”

Faeezah Shaik dari Afrika Selatan menulis: “…. ada lebih dari 2 miliar Muslim di dunia, semuanya akan sangat terluka dan marah melihat nama Tuhan mereka digambarkan dalam cara yang tidak pantas! “(Kabar24/yri)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X