Miranda Barbour
Bisnis-jabar.com, BANDUNG-Seorang wanita asal Pennsylvania didakwa bersama dengan suami pengantin barunya dalam pembunuhan seorang pria yang mereka ketemui Craigslist mengakui pembunuhan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar. Polisi juga mengatakan bahwa ia telah membunuh lebih dari 20 orang di seluruh negeri.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Item di Sunbury, Miranda Barbour, 19 tahun mengatakan dia ingin mengaku bersalah membunuh Troy LeFerrara pada bulan November silam. Dia juga mengatakan dalam wawancara tersebut bahwa ia telah menewaskan sedikitnya 22 orang lain dari Alaska hingga ke North Carolina dalam enam tahun terakhir sebagai bagian dari keterlibatannya dalam sebuah kelompok pemuja setan .
“Saya merasa sudah waktunya untuk mendapatkan semua ini. Saya tidak peduli jika semua orang percaya pada saya. Saya pantas mendapatkannya,” kata Barbour pada surat kabar.
Polisi Sunbury , Chief Steve Mazzeo mengatakan kepada surat kabar bahwa penyidik telah melakukan kontak dengan FBI dan penegak hukum di beberapa negara lain.
“Dari informasi yang kami kumpulkan dari wawancara, kami sangat prihatin dan telah melakukan kontak dengan pihak yang berwenang,” kata Mazzeo.
Jaksa menuntut hukuman mati terhadap Barbour dan suaminya, Elytte Barbour, 22 tahun. Polisi menuduh dalam dokumen pengadilan bahwa Elytte Barbour mengatakan kepada para penyelidik mereka melakukan kejahatan karena mereka ingin membunuh seseorang bersama-sama.
Pasangan yang menikah di North Carolina dan pindah ke Pennsylvania sekitar tiga minggu ini mengatakan kepada polisi bahwa Barbour menusuk LaFerrara di kursi depan mobilnya sementara suaminya memegang tali di lehernya.
Barbour juga mengatakan dalam wawancara bahwa dia tidak ingin keluar dari penjara karena takut membunuh lagi jika ia dibebaskan.
Miranda Barbour menjelaskan ia telah bergabung dengan sebuah pemujaan setan di Alaska sejak berumur 13 sebelum pindah ke North Carolina. (huffingtonpost/m02/k29)
Recent Comments