Mengatur Pernapasan Dapat Mengubah Hidup

Bisnis-jabar.com, BANDUNG—-Cara terbaik untuk tenang yang sering diajarkan dan kebanyakan orang menerima begitu saja, yaitu mengatur pernapasan dengan cara mengambil napas dan membuang napas.

Fokus pada pernapasan Anda sendiri dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan dan tingkat stres, serta bahkan dapat membuat perubahan fisiologis seperti menurunkan tekanan darah Anda.

Tapi bagi banyak orang ketika mencoba meningkatkan kesehatan, mengubah pernapasan sama sekali tidak muncul dalam pikiran sama sekali. Yang langsung terpikirkan adalah mengubah pola makan atau kebiasaan olahraga.

“Kita mengambil napas adalah cara kita untuk menjamin jantung tetap berdetak. Perbedaannya adalah kita dapat mengoptimalkan pernapasan kita,” kata Carla Ardito, seorang ahli pernapasan di Manhattan Integral Yoga Institute.

Selama ribuan tahun, praktek yoga pranayama (Sansekerta untuk “perpanjangan daya hidup”) telah digunakan sebagai metode untuk mengurangi stres dan penyembuhan tubuh, serta pikiran melalui latihan pernapasan yang ditargetkan.

Berikut tujuh alasan besar yang dapat berdampak pada kesehatan dari fokus dalam mengatur pernapasan ketika menahan dan menghembuskan napas:

1. Merangsang kendali otak. Ketika mengatur pernapasan saat menjalani meditasi, hal itu dapat meningkatkan ukuran otak.

2. Meningkatkan variabilitas denyut jantung. Rendahnya kekuatan denyut jantung turut meningkatkan resiko yang lebih besar terkena serangan jantung.

3. Tingkat stres yang lebih rendah. Jika pernapasan Anda pendek, tubuh Anda memiliki kemungkinan mudah stres. Dengan fokus melatih pernapasan, Anda dapat lebih tenang dan bisa lebih relaks.

4. Mengurangi kecemasan dan emosi negatif. Reaksi yang natural ketika panik atau stres adalah napas yang pendek. Dengan mengaturnya, kecemasan dan emosi negatif dapat terkurangi.

5. Mengurangi tekanan dalam ujian. Dengan adanya kecemasan, Anda akan lebih sulit konsentrasi jika tidak melakukan latihan pernapasan yang panjang.

6. Menurunkan tekanan darah. Dengan bersantai dan mengambil napas panjang beberapa waktu secara rutin setiap hari, dapat menekan tekanan darah Anda.

7. Mengubah ekspresi gen. Berbagai penelitian menemukan pikiran dan tubuh yang terbiasa dilatih yoga, meditasi, atau latihan pernapasan dalam, dapat merangsang tubuh untuk merespon hal-hal yang menimbulkan stres dengan relaks. Yang selanjutnya ekspresi gen ini akan membentuk sistem daya tahan. (huffingtonpost/k4/ija)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X