Bisnis-jabar.com,BANDUNG-DPRD Jawa Barat meminta belum jelasnya gelaran laga Persib-Persija disikapi dengan bijak.
Sekretaris Komisi E DPRD Jabar Yod Mintaraga mengatakan kemungkinan batalnya pertandingan di Jalak Harupat harus menjadi pelajaran bagi para pendukung.
“Saya berharap agar bobotoh lebih dewasa dan tidak menganggap musuh kepada tim Persija,” katanya,Minggu (23/2/2014).
Menurut Yod dalam kasus ini dibutuhkan jiwa sportif dan semangat persatuan sebagai sesama anak bangsa, di samping ingin menyaksikan tim Persib menang.
“Jadi semua pihak harus introspeksi, terutama oknum bobotoh. Kalau sudah begini (pertandingan tidak mendapat izin), kan yang rugi bobotoh semua. Dan Persib juga rugi,” kata Yod.
Menurutnya kerugian materi diderita Persib jika pertandingan batal digelar karena tidak memperoleh pendapatan dari penjualan tiket. Ia menilai jika perseteruan ini tetap terjadi, Persib pun akan mengalami kerugian jika bertanding di kandang Persija.
Yod menunjuk kasus pengrusakan bus Persib di Jakarta beberapa waktu lalu.
Intimidasi pun diperoleh tim Persib ketika main di Jakarta. Ini menurutnya akan berpengaruh terhadap penampilan Persib di lapangan hijau.
“Bobotoh pun dilarang menyaksikan langsung ke Jakarta kan. Jadi semuanya rugi. Saya berharap perdamaian bisa dilakukan antara pendukung kedua kesebelasan itu,” katanya.(ija)
Recent Comments