SENGKETA LAHAN: PT KAI Temui Sultan Cirebon

Bisnis-jabar.com, CIREBON—PT Kereta Api Indonesia (Persero) menemui Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat untuk mendiskusikan masalah sengketa lahan yang diklaim kedua belah pihak.

Pertemuan antara PT KAI dan PRA Arief Natadiningrat digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon, Kamis 14 Nopember 2013 dengan hasil pertemuan a.l kedua belah pihak akan bertemu kembali sambil membawa arsip sebagai bukti kepemilikan lahan.

Pada pertemuan tersebut, PT KAI mengirimkan 4 orang dari Tim Penelusuran Arsip Aset PT KAI Peninggalan Zaman Kolonial Belanda yang kabarnya telah melakukan penelusuran arsip aset PT KAI ke Belanda.

Djoko Marihandono selaku Koordinator Tim Penelusuran Arsip Aset PT KAI Peninggalan Zaman Kolonial mengatakan pihaknya bersama Sultan Kasepuhan secara terbuka berdialog mengenai kemungkinan kepemilikan sejumlah lahan yang selama ini diklaim sebagai tanah keraton dan dilain pihak lahan tersebut diklaim sebagai lahan milik PT KAI.

Dia menuturkan PT KAI telah meminta pihaknya dalam tim tersebut yang juga terdiri dari sejarawan, pengacara untuk menelusuri sejumlah bukti arsip kepemilikan lahan PT KAI (kereta api) sejak zaman kolonial.

“Sultan Kasepuhan terbuka jika ada salah satu pihak yang bisa menghadirkan bukti, maka pihak yang bersengketa juga harus mengakui kepemilikan lahan tersebut,” katanya, Kamis (14/11/2013).

Djoko mengungkapkan Sultan Kasepuhan telah menunjukan bukti berupa arsip dokumen berupa surat yang menyatakan peminjaman lahan untuk dipergunakan jalur kereta api pada Zaman Kolonial Belanda.

“Kami dari tim juga telah mengumpulkan sejumlah bukti arsip kepemilikan lahan, yang nantinya akan ditunjukkan pada pertemuan berikutnya,” ujarnya.

Djoko menambahkan dalam kepemilikan lahan di Zaman Kolonial Belanda ada beberapa dokumen yang bisa dijadikan bukti kepemilikan yang diantaranya surat ukur tanah, surat keputusan gubernur jendral (zaman kolonial) dan akta jual- beli tanah itu sendiri.

‘Nanti akan dilihat pihak mana yang bisa membuktikan kepemilikan lahan dengan menghadirkan beberapa bukti yang telah disebutkan,” tambahnya. (k3/k29)

Tag Terkait

One Komentar untuk SENGKETA LAHAN: PT KAI Temui Sultan Cirebon

  1. Wahhh semoga berlangsung damai

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X