Harga Pakan Ayam Terus Melonjak

(jibiphoto)

Bisnis-jabar.com, BANDUNG—Peternak ayam di Jawa Barat mengeluhkan akumulasi beban produksi akibat harga pakan yang terus melonjak belakangan ini.

Ketua Persatuan Peternak Ayam Nasional (PPAN) Jabar Herry Dermawan mengatakan melonjaknya harga pakan dipicu pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Pengaruh lemahnya rupiah terhadap dolar AS ini cukup berdampak terhadap biaya bahan baku pakan yang naik sekitar 30%-40%,” katanya kepada Bisnis, Kamis (2/1/2013).

Dia menjelaskan peternak di Jabar tidak bisa mencari bahan baku alternatif karena pakan selama ini harus didapat dari impor.

Bahan baku pakan yang masih diimpor tersebut seperti jagung, tepung ikan, juga menuntut peternak menaikan harga jual ayam.

Menurutnya, setiap ekor ayam membutuhkan pakan sebanyak 3 kilogram untuk masa pemeliharaan selama 35 hari dan setiap peternak kecil rata-rata memiliki 5.000 ekor untuk setiap kandangnya.

“Saat ini para peternak seharusnya bisa menaikan harga jual ayam mereka hingga 10%. Akan tetapi, mengingat permintaan yang saat ini tidak sebanding dengan ketersediaan atau stok yang melimpah, hal tersebut justru akan semakin merugikan peternak,” ungkap Herry.(k31/k29)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X