Peternakan Ayam Berpeluang Ekspor

(bisnis-jabar.com)

BANDUNG—Ketua Persatuan Peternak Ayam Nasional PPAN Jabar menilai untuk menahan impor daging ayam dari asing, seharusnya pemerintah dapat menjaga pasokan dari produsen dalam negeri dengan memakmurkan para peternak.

Ketua Persatuan Peternak Ayam Nasional (PPAN) Jabar Herry Darmawan sudah seharusnya di Indonesia tidak ada impor daging ayam yang masuk, bahkan justru seharusnya Indonesia dapat melakukan ekspor.

“Melihat jumlah pasokan yang ada saat ini dinilai jumlah daging ayam yang tersedia justru sangat berlebihan. Hal ini dapat dilihat dari harga yang ada justru tidak stabil,” katanya, Rabu (26/2/2014).

Ketidak stabilan ini menunjukan bahwa pasar yang menyerap jumlah pasokan daging ayam justru lebih sedikit dari ketersediaan.

Penyerapan pasar yang rendah sendiri dapat dilihat dari nilai konsumsi daging ayam perkapita per tahun di Indonesia yang masih kecil yaitu 7,5 kg.

“Bahkan ketika nilai konsumsi daging ayam perkapita per tahun di Indonesia mencapai 10 kg saja, peternak di dalam negeri rasanya masih siap mendukung.” (k31/k29)

Tag Terkait

Berikan Komentar

DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.

*

Baca Deh!

X